My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

AFTA, Why We Discussed It?

Kali ini dinamika kajian akan menuju ke arah yang lebih eksternal yakni hubungan Indonesia dengan negara-negara ASEAN, khususnya salah satu kerjasama di bidang ekonomi, apalagi kalau bukan AFTA (Asean Free Trade Area) yang merupakan bentuk dari dari AEC (Asean Economic Community).

Nah, kembali menyorot judul dari artikel ini. Kenapa AFTA dibicarakan? Bukankah ini ranah hubungan luar-negeri bahkan perekonomian, lalu dimana kaitannya dengan bidang yang kami tekuni?. Mari kita bahas.

AFTA merupakan suatu persetujuan perdagangan bebas negara ASEAN. Secara substansial, persetujuan tersebut dapat diklasifikasikan sebagai persetujuan antarnegara khusus mengenai bagaimana menciptakan zona perdagangan bebas di ASEAN. Hal paling utama dan krusial adalah langkah-langkah pengurangan tarif secara gradual untuk produk-produk yang disepakati berupa barang maupun jasa.

AFTA mulai berlaku pada 2015. Artinya, dibuka pasar bebas dalam berbagai bidang baik menyajikan produk berupa barang maupun jasa, kelak kita akan bergerak dibidang jasa, spesifiknya jasa pelayanan kesehatan. Dengan adanya AFTA ini, pergerakan di bidang jasa pelayanan kesehatan akan lebih luas cakupannya yakni untuk negara Asean. Di era ini, dokter asing dapat masuk ke Indonesia untuk praktik kedokteran, begitu juga sebaliknya.

Namanya juga era globalisasi, adanya AFTA ini sebagai antiklimaks dari globalisasi, sehingga sebagai penghuni bumi di era saat ini, kita harus siap menghadapi. Khususnya kita, sebagai warga negara Indonesia harus optimis dan gencar untuk kompetitif dalam melebarkan sayap jasa maupun barang agar dapat bersaing di luar regional.

Tentunya sebelum mengahadapi semua itu perlu strategi khusus, tidak langsung meroket jauh ke eksternal, namun perlu dulu di benahi internal dalam regional tertentu. Misalnya saja distribusi dokter di Indonesia masih belum merata, masih terjadi penumpukan dokter di kota, dan kurang untuk pedesaan. Yang seperti itu dulu perlu pembenahan supaya menggambarkan kesiapan kita dalam era globalisasi ini.

Lalu pembenahan yang lebih internal lagi, yakni profesionalisme penyaji jasa. Kelak kita sebagai mahasiswa kedokteran akan ditantang untuk bisa kompeten dan kompetitif. Artinya harus lebih banyak menggali potensi diri supaya dapat terjadi peningkatan mutu dari tenaga kesehatan kedepannya agar mampu mengantisipasi serbuan tenaga kesehatan asing.

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (06.14.2014)
Views: 77 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Monday, 11.19.2018, 2:56 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz