My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

Bedanya Minggu Pemilu Dengan Minggu Ujian

Mei 2014, bulan pertengahan diantara bulan pemilu. Yang sebelumnya pada bulan April ada pemilu legiSLatif yang lebih dulu dilalui untuk orang-orang yang berkesempatan memilih calon-calon yang kelak bertanggungjawab untuk kemajuan bangsanya. Dan menuju ke bulan juLi, dimana telah dijadwalkan adanya pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden RI untuk memimpin negeri ini dalam periode waktu yang telah ditentukan.

 

Namun sayang, pesta demokrasi dua bulan yang berselang satu bulan ini tidak sepenuhnya merupakan 'pesta' bagi mahasiswa. Mengapa? Ya karena ada yang lebih dari sekedar pesta yakni ujian. Ujian juga merupakan penentu nasib kami sebagai generasi masa depan, karena dalam menjalani ujian diperlukan kejujuran, usaha dan kelak hasilnya kami menuntut keadilan. Kurang lebih seperti asas pemilu yang luberjurdil (langsung, umum, bersih, jujur dan adil).

 

Ujian, bukan sepenuhnya kata yang menyeramkan. Kalau dianalogkan dengan pemilu, ujian dan pemilu sama-sama memilih, ujian memilih jawaban yang benar dan pemilu memilih pemimpin yang ideal. Ujian dan pemilu harus dilaksanakan dengan langsung dan bersih, langsung berarti dilakukan oleh pribadi yang bersangkutan dan bersih yakni dilaksanakan dengan apa adanya untuk menuai hasil yang memuaskan kelak. Ujian dan pemilu juga harus dilaksanakan dengan jujur, karena jujur adalah kunci keberhasilan. Barang siapa yang tidak jujur, maka kedustaannya akan berbalik jadi malapetaka baginya. Satu lagi, yakni adil. Ya adil adalah hasilnya, ketika hasil telah didepan mata, maka yang berusaha lebih akan mendapat hasil yang sesuai dengan usahanya pula.

 

Tapi, minggu pemilu dan minggu ujian memiliki perbedaan yang signifikan salah satunya, saat minggu pemilu ada yang disebut hari tenang, dimana para kompetitor duduk santai sajalah sambil menunggu hasil quick count yang hasilnya ditunggu-tunggu. Dan minggu ujian, tidak ada namanya hari tenang. Setiap hari akan ada buku yang harus terus dipelajari.

 

Jadi sebagai mahasiswa yang menghadapi ujian dan akan melaksanakan pemilu, maka yang terpenting adalah berusaha dulu untuk ujian, usahanya yakni belajar, untuk pemilu usahanya yakni jalan menuju TPS nya. Dan jangan lupa berdoa supaya hasil ujiannya baik dan diluluskan, kemudian untuk hasil pemilu berdoalah semoga terpilih pemimpin yang amanah.

Sekian analogi singkat tersebut, semoga bermanfaat.

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (05.11.2014)
Views: 73 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Monday, 11.19.2018, 2:56 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz