My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

Filosofi Bambu ; Tumbuh dan Menumbuhkan

Bambu merupakan bagian dai kebudayan asia, tanaman ini memiliki makna simbolis misal, panjangnya umur bambu menjadikannya ia sebagai simbol keteguhan, ketulusan di Cina, dan sebagai tanda persahabatan di India. Bambu atau Bambuseae adalah tanaman yang berasal dari family Poaceae, subfamily Bambusoideae, Bambu adalah tanaman dengan laju pertumbuhan tertinggi di dunia dengan kemampuan tumbuh dilaporkan hingga melebihi 30 m (98 kaki) tingginya, dan bisa mencapai diameter batang 15–20 cm (5,9–7,9 in).


Bambu memiliki banyak kegunaan mulai dari pakan ternak, tanaman hias, bahan bangunan hingga sebagai obat. Bambu memiliki masa hidup sekitar lima tahun dalam satu musim tumbuh, lalu akan mati dan dipanen. Ketika bambu dipanen, ia akan tumbuh kembali dengan cepat tanpa mengganggu ekosistem. Tidak seperti pohon, batang bambu muncul dari permukaan dengan diameter penuh dan tumbuh hingga mencapai tinggi maksimum dalam satu musim tumbuh. Selama beberapa bulan tersebut, setiap tunas yang muncul akan tumbuh vertikal tanpa menumbuhkan cabang hingga usia kematangan dicapai. Lalu, cabang tumbuh dari node dan daun muncul.


Filosofi bamboo yang layak menjadi perhatian kita adalah: ia tumbuh dan menumbuhkan. Pohon bambu pertama-tama akan tumbuh dengan memperkuat akarnya terlebih dahulu. Bambu tidak terbuu-buru, ia tahu bahwa dengan ketinggian yang dapat ia capai ia haus memperkuat akarnya sekuat mungkin agar tak tercabut tertiup angin begitu ia tinggi keatas. Mahasiswa pun harus demikian, ia harus bersabar dalam ketekunan untuk memperkuat pondasi akarnya, bergulat dengan waktu untuk terus mengasah dan mempertajam keilmuan, sikap seta kepekaannya karena ia menyadai dengan sepenuhnya bahwa pondasi ini ia butuhkan agar menjadi pemimpin yang kuat dan tidak plintat-plintut ketika tiba waktunya nanti. Bambu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berfokus memperkuat akarnya sebelum mulai menumbuhkan batang, memberi manfaat lalu memulai “menumbuhkan” orang lain.


Pohon bambu akan tumbuh lagi begitu masa tanamnya telah usai, beganti dengan tunas baru tanpa merusak ekosistem yang ada. Dalam kehidupan sehari-hari yang terjadi pada kita pun tidaklah banyak berbeda, kita perlu menyadari bahwa ada masanya kita akan digantikan oleh mereka yang lebih muda, karena waktu kita yang sangat terbatas ini telah habis. Ada masa ketika kita harus memimpin dan ada masanya ketika kita harus melepaskan tampuk kepemimpinan kepada generasi yang lebih muda. Dan sebagai ‘bambu’ yang lebih tua kita, kita memilki tanggung jawab moral, bertugas memastikan bahwa akan ada bambu baru yang tumbuh dengan lebih kuat dan memberi lebih banyak manfaat.

Mengapa menumbuhkan orang lain? Hal ini sangat mudah dijelaskan. Sebagai ilustrasi, Trade Area (AFTA) yang akan diberlakukan pada 2015 nantinya akan mengizinkan setiap professional tidak kecuali dibidang kesehatan untuk mendapatkan kesempatan yang sama bekerja di negara manapun yang terdaftar sebagai anggota ASEAN selama ia memenuhi syarat. Ini berarti, professional kesehatan Indonesia tanpa terkecuali harus berpacu agar tidak kalah dalam masa pengimplementasian AFTA ini.

Adalah tugas bagi pohon bambu yang lebih tua, kita, untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan fokus terhadap pertumbuhan akar kita agar kuat mengahadapi ‘angin AFTA’ ini. Tetapi kita pun harus menyadari, melihat jauh kedepan bahwa AFTA tidak hanya akan mempengaruhi kita saja tetapi juga semua generasi setelah kita. AFTA apabila berhasil dan diimplementasikan akan juga membuat generasi setelah kita terkena dampaknya. Cara kita sebagai warga negara memastikan Indonesia memastikan bahwa sejawat kita tidak akan tercabut oleh angin ini, sebagai bentuk tanggung jawab kita adalah memastikan bahwa bambu-bambu setelah kita pun akan tumbuh dengan kuat dan memberi manfaat. Cara memastikan terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan ikut dalam proses ‘menumbuhkan’ itu sendiri. “Maka begitu kau telah tumbuh, tumbuhkanlah” itu adalah setidaknya apa yang kita bisa pelajari dari sebatang pohon bamboo.


 "If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader." - John Quincy Adams 

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (09.23.2014)
Views: 171 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Monday, 11.19.2018, 2:56 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz