My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

JAS MERAH, JANGAN SEKALI-KALI MENINGGALKAN SEJARAH

Jas merah,  Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Kira-kira begitulah bunyi kata-kata yang diucapkan oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno dalam pidato terakhirnya pada HUT kemerdekaan RI, 17 Agustus 1966. Semboyan yang melegenda tersebut memiliki makna yang sangat mendalam yang patut kita resapi, setidaknya meresapi mengapa kita perlu mempelajari sejarah.

Sejarah berasal dari kata dalam bahasa arab yaitu syajaratun, yang kurang lebih memiliki arti pohon. Secara sederhana, sejarah diibaratkan sebagai pohon karena sejarah memiliki banyak sumber yang saling bercabang-cabang, dan memiliki interpretasi yang berbeda-beda pula tergantung sudut pandang subjek sejarah tersebut. Sama halnya dengan pohon yang memiliki dahan-dahan yang bercabang dengan ranting-ranting di setiap cabangnya, dan ranting-ranting tersebut memiliki cerita sendiri mengenai pertumbuhannya.

Sejarah sebagai keilmuan merupakan cabang ilmu filsafat yang mempelajari dan mengkaji tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu, mulai dari kronologi, pelaku sejarah dan sebab musabab peristiwa tersebut terjadi.

Mengapa penting untuk mempelajari sejarah?

“ Sejarah selalu berulang, hanya waktu dan pelakunya saja yang berbeda, tetapi masih dengan esensi dan pembelajaran yang sama”. –Anis Matta

Tampaknya kalimat tersebut terasa relevan jika kita mau dan mampu melihat dunia sekitar kita dengan lebih teliti. Banyak sekali peristiwa-peristiwa besar di dunia ini yang memiliki kemiripan, mulai dari peperangan, berdiri dan runtuhnya suatu negara, pemberontakan, bahkan teori konspirasi pun tidak luput dari keterulangan peristiwa ini.

Peristiwa-peristiwa besar tersebut bukan tidak mungkin akan terjadi kembali suatu saat nanti. Walaupun waktu dan pelakunya berbeda, namun nilai-nilai dan pembelajaran yang dapat diambil mungkin serupa. Dengan mempelajari sejarah, kita bisa mengantisipasi peristiwa-peristiwa yang mungkin akan merugikan umat manusia dengan belajar dari kehidupan di masa sebelumnya.

Dengan meresapi kalimat barusan, kita akan menyadari bahwa dengan mempelajari sejarah, kita juga mempelajari bagaimana kita harus menjalani kehidupan di masa depan.

“Orang hebat belajar dari kesalahannya, orang bijak belajar dari kesalahan orang lain”, -Anonim

Pepatah barusan tampaknya memberikan sedikit gambaran pentingnya kita untuk mempelajari sejarah. Intinya bahwa kita tidak perlu mengalami suatu permasalahan untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dari permasalahan tersebut. Cukup menjadi orang yang memahami dan meresapi makna sejarah, maka kita akan bisa mendapatkan nilai-nilai kehidupan dan pembelajaran dari sejarah tersebut.

 

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (05.02.2014)
Views: 2664 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Wednesday, 05.23.2018, 6:13 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz