My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

Mentoring : Taking Your (Very) First Step- Part 2

 Tetapkan cara berkomunikasi dan frekuensinya sebelum memulai : Bicarakan pada
mentormu cara yang memungkinkan dan paling efektif dalam berkomunikasi dan proses
mentoring itu sendiri. Apakah memungkinkan bagi kalian untuk bertatap muka dalam
seminggu/sebulan? Ataukah lebih baik berkomunikasi via telefon, email, line? Pastikan
komunikasi yang terjalin cukup intensitasnya dan nyaman bagi kalian.
 Segera mulai! : “The Secret of getting ahead is getting started” Segera mulai! Sebaik
apapun mentor dan rencana mentoringmu tidak ada yang akan pernah berhasil jika
kamu tidak segera memulai. Buat jadwal bertemu dengan mentormu, secepat yang
kamu bisa! Ini juga soal memanfaatkan momentum. Buat draft rencana mentoring, ini
tidak harus bersifat formal dengan pelbagai format, tapi ini harus jelas dan mudah
dipahami. Isi dengan apa yang ingin kamu raih dan dalam berapa lama kamu ingin
meraihnya.
 Bangun kepercayaan : Mentoring akan memakan waktu kedua pihak, baik mente
maupun mentonya sendiri. Mulai hargai waktu mentormu dengan tidak menghubungi
disembarang tempat dan waktu (kecuali jika kalian memang kenal dekat) dan hargai
pula prioritas hidupnya. Hindari merusak kepercayaannya seperti tidak menepati janji
bertemu, dsb. Take responsibility for the conversation, persiapkan apa yang ingin kamu
bicarakan. Jangan dianggap remeh.
 Stay on track : Buat kesepakatan berapa kali dalam seminggu atau sebulan kamu akan
menemui mentormu dan mulai pantau perkembanganmu juga, tetapkan sebagai contoh
tiap 3-4 bulan bagimu untuk memantau perkembanganmu, karena untuk mendapatkan
hasilnya mentoring sendiri memerlukan waktu. Lalu tanyakan ini pada dirimu, apakah
kamu mengalami perubahan? Apakah proses mentoring membawamu lebih dekat ke
cita-citamu?
 Ucapkan terima kasih, rayakan! : Apabila kamu mengalami perkembangan pesat (tim
penelitianmu dibiayai, IPK mu naik, dkk) berterima kasih dan rayakan bersama
mentormu! jangan lupa ia juga berperan dalam prosesmu menggapai keberhasilan. Ini
juga salah satu cara agar hubungan mentoring kalian tetap terjaga dengan baik. Express
your gratitude dan selalu tunjukkan bahwa kamu menghargai saran yang ia berikan.
 Perbaharui atau pindah : Ketika terdapat kendala dalam proses mentoringmu, lakukan
evaluasi, lihat apakah kamu masih bisa bertahan dan apa yang sebenarnya salah? Jika
kamu merasa sebagian besar golmu sudah tercapai atau malah tidak berhasil sama
sekali (a shift in goals, unclear goals, lack of commitment, unrealistic expectations, etc.)
kamu dapat mempertimbangkan untuk pindah mentor dengan terlebih dahulu
mendiskusikan hal ini bersama mentormu. Pikirkan apa yang sudah berjalan dengan
baik dan apa yang belum, dengan begitu kamu akan belajar dan mepersiapkan
mentoring yang lebih baik lagi kedepannya.
Mentor terbaik akan membantumu belajar dan bertumbuh dengan membagikan
pengetahuan yang mereka miliki-hanya jika kamu sendiri berminat untuk belajar. 

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (08.21.2014)
Views: 72 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Monday, 11.19.2018, 2:56 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz