My site HomeSign UpLog In
Home » Articles » Artikel Hasil Kajian » Artikel PHW

Wanita dan Pendidikan (Bagian 1)

 

Wanita adalah mahluk yang Tuhan ciptakan secara khusus, yang selama hidupnya memiliki tantangan yang khusus pula – Karena bagi sebagian besar dari kita, menjadi cantik dan berkarakter adalah dua hal yang sama berartinya. Wanita adalah mahluk yang Tuhan ciptakan dengan misteri, dengan kepekaan dan kelembutan, dengan kekuatan dan  kecerdasan, semuanya secara bersamaan.

“Didiklah seorang wanita maka sesungguhnya engkau sedang mendidik sebuah bangsa” mungkin sebagian dari sudah tidak lagi asing dengan kata-kata ini. Wanita memiliki berbagai peranan kunci dalam membangun sebuah bangsa, sejak masa muda hingga penghujung usia senjanya.Wanita terutama memiliki peranan kunci selama masa produktifnya. Wanita muda produktif adalah titik fokus yangharus mendapatkan perhatian lebih untuk dididik agar dapat diberdayakan demi kemajuan bangsa.

Wanita memiliki peranan krusial baik sebelum maupun sesudah menjadi seorang ibu, peranan tersebut ialah mendidik anak ideologisnya. Kebanyakan dari kita mungkin hanya mengenal arti anak biologis tanpa pernah bertanya apakah setidaknya kita, adalah anak ideologis orang tua kita. Padahal ini adalah salah satu tiang penguat bangsa yang harus dikenalkan dan ditanam sejak dini untuk mencegah generasi muda kita ‘menjual negara’ demi ambisi pribadinya. Oleh karena itulah, wanita semuda mungkin sudah harus mengatahui visinya dan mempersiapkan diri mendidik anak-anak ideologisnya.

Pekerjaannya sedari dini adalah lebih dari sekedar bersekolah setinggi mungkin, tetapi juga berprestasi dan mengenali diri, karena hal pertama yang ditemui seorang manusia ketika ia pertama kali datang di dunia adalah keluarga maka sebelum memulai mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya, anak akandididik di sekolah pertamanya yakni sang Ibu dan dari sekolah yang bermutu tinggilah ‘lulusan’ yang terbaik  dapat dihasilkan untuk dapat berpartisipasi aktif membangun bangsa. Pendidikan bagi wanita sama sekali tidak dapat diragukan kepentingannya. Seperti kutipan perkataan R.A Kartini dalam suratnya kepada Ny. Abendanon “Dalam tanganlah masa yang akan datang dan dalam tangan ibulah, anak, yaitu masa yang akan datang itu”. Begitulah kiranya gambaran pentingnya pendidikan bagi wanita serta pengaruhnya terhadap  masa depan bangsa.

Pendidikan yang dimaksud disini tentu tidak saja hanya berlaku untuk pendidikan yang bersifat formal belaka. Wanita mudaharus menantang dirinya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik, mengatur dirinya dan mengasah ahlak serta pemikirannya setajam samurai terbaik negeri Jepang. Bukan untuk membuktikan siapa yang lebih superior antara wanita dengan pria tetapi untuk mempersiapkan sekolah terbaik bagi generasi masa depan.

Tidak berarti adalah bagi setiap wanita yang berpendidikan harus bekerja dan mengejar karir, pun tidak juga mereka hanya boleh mengurusi keluarganya saja. Mengejar karir adalah penting tetapi menjaga api semangat dan membinacalon masa depan yang baikdengan cara berinvestasi pada anak adalah tidak kalah pentingnya.All the girls need is always-an extra effort

Category: Artikel PHW | Added by: ISMKIWIL3 (06.25.2014)
Views: 56 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Monday, 11.19.2018, 2:56 AM
Site menu
Section categories
Artikel PHW [61]
Artikel Institusi [0]
Log In
Search
Site friends
  • Create a free website
  • uCoz Community
  • uCoz Textbook
  • Video Tutorials
  • Official Templates Store
  • Best Websites Examples
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Copyright MyCorp © 2018Create a free website with uCoz